Posts

Showing posts from April, 2012

Jauh

Image
Aku merasa kini berjarak dengan kalian. Semenjak kita udah gak satu sekolahan, semuanya berubah menjauh.. Ini adalah ujian pertama kita sahabat ! Perpisahan bukanlah sebuah akhir cerita, aku yakin itu. Dan persahabatan kita bukanlah permainan belaka, jadi tak ada alasan untuk kita pergi meninggalkan kenangan dulu.. Taukah kalian, betapa aku merindukan kalian? Ya, tanpa aku sadari ternyata kalian pun rindu. waktu dan keadaan yang membuat kita sulit dipertemukan.. kenapa? aku pun tak tahu.. Bila saja kita tak sesibuk sekarang,, mungkin tak kan ada rasa 'jauh' seperti saat ini. Yasudahlah,, aku tak mau menyesali perpisahan. toh, tangisan pun takkan membawa kalian padaku. :p Ucapkanlah bahwa kalian bahagia dan merindukanku, Maka aku akan ikut berbahagia bersama kalian.. Jarak tak boleh menjauhkan kita, berjanjilah bahwa kita akan berusaha bersama, dekat, dan semakin dekat lagi seperti dulu.. sahabat,, kalau kalian punya sahabat baru.. ingat-ingat aku juga yah...

Kenyataan ?

meski semua orang kini memandang sebelah mata, langit mulai berubah gelap, seperti kenyataan pahit yang harus diterima.. pekatnya rasa yang semakin dalam, menusuk.,, tapi dengan begitu kita melangkah maju.. sendiri memang tak sepenuhnya baik, bahkan sangat terlihat kerapuhan dan ketidak sempurnaannya.. tapi, tau kah kamu? bisa kah kamu mengalami hal yang sama, seperti yang sekarang aku alami? jawabannya tidak. kita berbeda, dan jauh berbeda.. kita tak bisa di samakan, apapun yang terjadi kita tetap berbeda. waktu terus membawa kita menjauh, tak mudah bagiku menerima semua kejadian hidup.. tapi, cobalah tenang dan perhatikan ! kita bisa menjadi 1 jiwa .. meski hanya khayalan. aku butuh dukunganmu, percayakan bahwa aku akan baik-baik saja.. ketulusanmu akan ku bawa sampai akhir batas kesanggupanku.. apapun yang terjadi, tetaplah di sisiku..

Butuh Sendiri

Image
Aku butuh waktu untuk mengerti hidup ini.  Menyadari bahwa aku sanggup menjalani kehidupan yang mungkin menyengsarakan dan menyakitkan aku. Tapi aku lelah. Berpura-pura atas apa yang aku lakukan , mencoba sabar dan tenang padahal hati mulai goyah lagi. Yang aku butuhkan hanya berpikir matang-matang . Hidup tanpa mengeluh bagaikan makan tanpa garam, tak ada rasa dan hambar.  Kini, aku kembali penat dan gundah . Cerita pun tak bisa, karena tak tau ada masalah apa . Aku belum berhasil mengerti diri sendiri . Aku juga tak bisa memberitahu orang lain untuk membantuku. Dan sekarang hujan terus menerus, seolah menggambarkan suatu kekecewaan di hati yang tak bisa digambarkan dengan tangisan. Amarah pun tak bisa keluar, tak ada waktu untuk meluapkannya . Sebenarnya kenapa ? Kenapa aku tak tahu apa yang aku rasakan ? Sekarang, semua orang serasa memojokkanku, menertawakanku diatas kesedihan yang sementara ini. Kadang aku senang, tapi terpuruk. Kadang aku sedih tapi...