Status KIta..
17-03-2012
sella : "Tuhan, sampaikan pesan ini kepadanya : Aku menyayanginya , aku tak sanggup bila harus kehilangannya . Tiap saat aku merindukannya , ingin bertemu dengannya . "
priska : "Maka jadikanlah aku sahabatmu saja. Agar aku tak pernah kehilangan kasih sayangmu, agar aku tak harus merelakanmu pergi dengan yang lain di kemudian hari. Sahabat yang selalu ada kapanpun kau butuh, bahkan jadi orang pertama saat kau kesepian. Aku tak pernah ingin sesuatu yang lebih terhadapmu, hanya sebagai sahabat. Beri aku kesempatan itu, untuk mengenal hatimu hanya untuk sebagai sahabat terdekatmu. "
sella : "Agar aku bisa selalu bersama denganmu , sehingga tidak ada jarak antara kita . selalu berbagi canda dan tawa bersama , tak ada alasan untuk kita menjauh ."
priska : "ya, aku selalu ingin. Tapi mungkinkah Tuhan mengijinkan? Akankah semua berjalan sesuai keinginan kita? Dia punya kehidupan yang berbeda, kita tidak pernah bisa tau hatinya. Karena kitapun tak bisa rasa terlalu dalam hati kita yang sebenarnya.. Tapi, akankah kesempatan ada di depan kita dan memberi jalan kepada kita??"
"Kalau bisa aku jadi penyembuh untuknya, aku mau. Kalau ada hal lain selain mendoakannya untuk kebahagiaannya aku akan lakukan. Dia selalu ada dipikiranku, tak pernah hilang. Setiap kata-katanya aku ingat selalu, tak pernah ingin aku lupakan. Bahkan kebanyolannya sekalipun ingin aku simpan, meski sakit yang pernah dia torehkan di hati, meski sulit menerima bahwa dia bukan yang terbaik, tapi aku bertahan. Aku tetap menganggapnya sebagai salah satu orang yang terpenting dalam hidupku.
sella : "Mungkin kita akan memilikinya jika Tuhan mengkehendakinya dan jika dia menyadari betapa besar pengorbanan kita untuknya . Ketika pada saatnya dia akan pergi meninggalkan kita , relakanlah ia pergi agar kita tidak menjadi bebannya .
priska : "Kepergian seseorang hanya diatur oleh Tuhannya, Dan sebisa mungkin lebih baik mempertahankannya agar tidak menjauh dan lebih jauh lagi dari yang semula. Tak pernah aku inginkan perpisahan, karena itu menyakitkan. Aku hanya memintanya untuk menyadari kalau ada orang lain di sisinya yang sedang menjaga dan menunggunya."
sella : "Di setiap pertemuan pasti ada perpisahan , entah kapan kita pasti akan berpisah dengannya . Semua sudah diatur oleh Tuhan , tak bisa untuk di hindari karena di dalam hidup kita ada rencana yang indah , yang lebih baik dari yang kita harapkan . Tak pernah disadari bahwa air maat mengalir begitu saja , memikirkan dia yang tak pernah memikirkan kita , merindukan seseorang yang tak pernah merindukan kita , mencinta seseorang yang tak pernah mencintai kita . "
priska : "Tapi taukah dia kalau kita menangisinya? Akankah Tuhan setega itu pada kita? Kenapa harus ada pengorbanan dalam hidup? Tak bisakah berakhir dengan bahagia saja? Meikirkannya pun sudah membuat hati tersayat, namun bisa memberi kebahagiaan. Kenapa harus hanya sesaat? Kehidupan memang akan berjalan, yang datang akan pergi dan yang pergi akan kembali datang. Akankah ketika dia pergi meninggalkan kita, di kemudian hari ia kembali bersama kita ??"
sella : "Mungkin saja dia kembli ketika dia mengetahui isi hati kita yang sebenarnya atau mungkin dia pergi agar tidak menambah goresan luka semakin membesar di hati kita yang tak bisa menahan perih ini . Tak ada yang tak mungkin , jika waktu bisa ku putar , aku tak ingin mengenalnya bahkan menyayanginya sehingga kita selalu merasa dia yang pantas untuk kita , padahal diluar pemikiran kita , Tuhan sudah memilih salah satu dari sekian banyak orang . Cinta diukur bukan dari seberapa lama kita bersamanya , tetapi bagaimana kita mengisi kekurangan diantara kita . Bukan dimana sih kamu , tapi aku disini . Bukan , ini salah kamu , tapii aku ngerti kok ."
priska : "Dan itu artinya ketabahan dan keikhlasan hati menerima segala sesuatu yang mungkin terjadi. Dia selalu menjadi salah satu orang yang mengajarkanku banyak hal, terutama tentang kasih yang tulus. Sebenarnya memang bukan salahnya tak menerima, bukan salah Tuhan juga. Tapi keegoisan kita yang selalu ingin lebih dari apa yang kita miliki. Aku sudah belajar dari segala kesalahan yang aku perbuat, dan nanti dia benar-benar akan menjadi orang terakhir setelah dunia meninggalkan kita untuk menerima segala kekurangan dan kelemahan kita sebagai manusia biasa. :)
sella : "menjadi yang terakhir adalah yang terbaik , daripada menjadi yang awal dan belum tentu menjadi yang terakhir . Menjadi yang terakhir dalam hidupnya adalah pilihanku , tak ada orang lain selain dirinya . Dia yang mengisi waktu kosongku dengan air mata , dengan senyum sendiri di dalam kamar , dengan senandung nada-nada cinta , sehingga kita bisa membuat lagu yang tak terpikirkan di dalam otakku ."
priska : "Ya, cinta memang indah. Tak pernah terduga apa yang ada didalamnya, apalagi rasanya. Maka dari itu, sangat sulit menemukan cinta.. Karena hanya orang tertentu saja yang akan memberikan cinta. Sisanya? Hanya memberikan sakit dan patah hati saja, jadi bekas dan dendam yang tak berkesudahan.."
sella : "Tuhan, sampaikan pesan ini kepadanya : Aku menyayanginya , aku tak sanggup bila harus kehilangannya . Tiap saat aku merindukannya , ingin bertemu dengannya . "
priska : "Maka jadikanlah aku sahabatmu saja. Agar aku tak pernah kehilangan kasih sayangmu, agar aku tak harus merelakanmu pergi dengan yang lain di kemudian hari. Sahabat yang selalu ada kapanpun kau butuh, bahkan jadi orang pertama saat kau kesepian. Aku tak pernah ingin sesuatu yang lebih terhadapmu, hanya sebagai sahabat. Beri aku kesempatan itu, untuk mengenal hatimu hanya untuk sebagai sahabat terdekatmu. "
sella : "Agar aku bisa selalu bersama denganmu , sehingga tidak ada jarak antara kita . selalu berbagi canda dan tawa bersama , tak ada alasan untuk kita menjauh ."
priska : "ya, aku selalu ingin. Tapi mungkinkah Tuhan mengijinkan? Akankah semua berjalan sesuai keinginan kita? Dia punya kehidupan yang berbeda, kita tidak pernah bisa tau hatinya. Karena kitapun tak bisa rasa terlalu dalam hati kita yang sebenarnya.. Tapi, akankah kesempatan ada di depan kita dan memberi jalan kepada kita??"
"Kalau bisa aku jadi penyembuh untuknya, aku mau. Kalau ada hal lain selain mendoakannya untuk kebahagiaannya aku akan lakukan. Dia selalu ada dipikiranku, tak pernah hilang. Setiap kata-katanya aku ingat selalu, tak pernah ingin aku lupakan. Bahkan kebanyolannya sekalipun ingin aku simpan, meski sakit yang pernah dia torehkan di hati, meski sulit menerima bahwa dia bukan yang terbaik, tapi aku bertahan. Aku tetap menganggapnya sebagai salah satu orang yang terpenting dalam hidupku.
sella : "Mungkin kita akan memilikinya jika Tuhan mengkehendakinya dan jika dia menyadari betapa besar pengorbanan kita untuknya . Ketika pada saatnya dia akan pergi meninggalkan kita , relakanlah ia pergi agar kita tidak menjadi bebannya .
priska : "Kepergian seseorang hanya diatur oleh Tuhannya, Dan sebisa mungkin lebih baik mempertahankannya agar tidak menjauh dan lebih jauh lagi dari yang semula. Tak pernah aku inginkan perpisahan, karena itu menyakitkan. Aku hanya memintanya untuk menyadari kalau ada orang lain di sisinya yang sedang menjaga dan menunggunya."
sella : "Di setiap pertemuan pasti ada perpisahan , entah kapan kita pasti akan berpisah dengannya . Semua sudah diatur oleh Tuhan , tak bisa untuk di hindari karena di dalam hidup kita ada rencana yang indah , yang lebih baik dari yang kita harapkan . Tak pernah disadari bahwa air maat mengalir begitu saja , memikirkan dia yang tak pernah memikirkan kita , merindukan seseorang yang tak pernah merindukan kita , mencinta seseorang yang tak pernah mencintai kita . "
priska : "Tapi taukah dia kalau kita menangisinya? Akankah Tuhan setega itu pada kita? Kenapa harus ada pengorbanan dalam hidup? Tak bisakah berakhir dengan bahagia saja? Meikirkannya pun sudah membuat hati tersayat, namun bisa memberi kebahagiaan. Kenapa harus hanya sesaat? Kehidupan memang akan berjalan, yang datang akan pergi dan yang pergi akan kembali datang. Akankah ketika dia pergi meninggalkan kita, di kemudian hari ia kembali bersama kita ??"
sella : "Mungkin saja dia kembli ketika dia mengetahui isi hati kita yang sebenarnya atau mungkin dia pergi agar tidak menambah goresan luka semakin membesar di hati kita yang tak bisa menahan perih ini . Tak ada yang tak mungkin , jika waktu bisa ku putar , aku tak ingin mengenalnya bahkan menyayanginya sehingga kita selalu merasa dia yang pantas untuk kita , padahal diluar pemikiran kita , Tuhan sudah memilih salah satu dari sekian banyak orang . Cinta diukur bukan dari seberapa lama kita bersamanya , tetapi bagaimana kita mengisi kekurangan diantara kita . Bukan dimana sih kamu , tapi aku disini . Bukan , ini salah kamu , tapii aku ngerti kok ."
priska : "Dan itu artinya ketabahan dan keikhlasan hati menerima segala sesuatu yang mungkin terjadi. Dia selalu menjadi salah satu orang yang mengajarkanku banyak hal, terutama tentang kasih yang tulus. Sebenarnya memang bukan salahnya tak menerima, bukan salah Tuhan juga. Tapi keegoisan kita yang selalu ingin lebih dari apa yang kita miliki. Aku sudah belajar dari segala kesalahan yang aku perbuat, dan nanti dia benar-benar akan menjadi orang terakhir setelah dunia meninggalkan kita untuk menerima segala kekurangan dan kelemahan kita sebagai manusia biasa. :)
sella : "menjadi yang terakhir adalah yang terbaik , daripada menjadi yang awal dan belum tentu menjadi yang terakhir . Menjadi yang terakhir dalam hidupnya adalah pilihanku , tak ada orang lain selain dirinya . Dia yang mengisi waktu kosongku dengan air mata , dengan senyum sendiri di dalam kamar , dengan senandung nada-nada cinta , sehingga kita bisa membuat lagu yang tak terpikirkan di dalam otakku ."
priska : "Ya, cinta memang indah. Tak pernah terduga apa yang ada didalamnya, apalagi rasanya. Maka dari itu, sangat sulit menemukan cinta.. Karena hanya orang tertentu saja yang akan memberikan cinta. Sisanya? Hanya memberikan sakit dan patah hati saja, jadi bekas dan dendam yang tak berkesudahan.."
Ini postingan kososng ?
ReplyDeletehaha, engga.. aku tadinya mau hapus, tpi gk bisa.. jdi aku edit ajh jdi bgtu.. hehe :D
ReplyDeleteOh...
ReplyDeleteHm...ini lg ngomongin soal single ya? Dan seseorang yg kalian suka ?
Kalau boleh jujur,"...memikirkan dia yang tak pernah memikirkan kita , merindukan seseorang yang tak pernah merindukan kita , mencinta seseorang yang tak pernah mencintai kita . " Itu kyknya aku ngerti dh & mungkin aku udh pernah ngrasain. Tp ga tau jg deh.Aku sendiri jg bingung apa aku sbenernya udah ngrasain hal itu atau ga. Gara" baca kalimat itu jd pingin ngomong ini.
hahaha, itu kata"nya si sella tuhh.. wkwkwkwk
ReplyDeletekayaknya pas nulis itu kita lg emng mikirin seseorang yang jauh di sana, yang kita kagumin dan tanpa kita sadar, kita sayang dia... hehe
yaa, mungkin ajah kamu ud ngerasain itu. :D
ya kali yah? Hm... ga tau deh. Aku sndiri aja juga ga tau :p Hehehe....
ReplyDeletehahahha... duasarr.. wkwkwk :P :D
ReplyDelete