Kuatlah!
Lama tidak menulis, membuat jemari ini sedikit kaku.
Bingung memilah kata yang tepat untuk menggambarkan keadaan hati dan pikiran saat ini.
Ingin rasanya bercerita dengan gamblang seperti orang-orang di luar sana,
ingin bisa mendapatkan suasana baru yang menyejukkan.
Panas, sekarang rasanya seperti itu.
Selain karena cuaca disini memang jarang hujan,
aku duduk di ujung kasur, sembari berusaha mencari keheningan ditengah kebisingan,
berusaha menikmati kesendirian yang lagi-lagi kurasakan.
Dasar si mudah mengeluh!
Sebenarnya aku berusaha untuk tetap percaya diri dalam menghadapi kehidupan.
Meskipun kadang gontai langkahku karena merasa gagal untuk membenahi diri menjadi lebih baik dari tahun ke tahun.
Rasanya aku selalu kembali ke titik dimana aku sangat mendramatisir kehidupanku.
Apa karena peralihan usia?
Rasanya alasan itu terlalu klasik.
Tadinya aku pikir, setelah dewasa aku akan baik-baik saja. Namun nyatanya tidak mudah menerima kenyataan dalam kehidupan ini.
Berkali-kali aku disuguhi oleh berbagai tantangan, berkali-kali juga jatuh, dan harus menguatkan diri sendiri.
Berkali-kali aku bertemu dengan orang yang membangun sekaligus yang menjatuhkan di waktu yang bersamaan. Kejam.
Ternyata melalui sebuah proses memang tidaklah mudah sama sekali.
Kadang aku sedih, kadang terluka, juga terkadang terlalu bahagia atas hal-hal kecil.
Perasaan ini selalu bercampur aduk,
air mata ini selalu menggenang dan ingin membasahi pipi,
sekalinya mendengar musik minor, langsung membuat suasana seketika semakin sendu.
Hanya waktu yang bisa menjawab segala keraguan dan harapan yang ada dihatiku saat ini.
Comments
Post a Comment