Posts

Showing posts from September, 2025

Teman Dewasa

Sebenernya aku rasa, saat kita mulai beranjak dewasa, sangat beruntung sekali jika kita punya seorang teman yang mau mendengarkan dengan tulus segala perasaan, keluh kesah, dan uneg-uneg kita.  Teman yang tanpa judging , tidak penah mencap apa yang kita ceritakan, tidak juga merasa hal itu mungkin sesuatu yang sepele, atau tidak juga mengabaikan apa yang menjadi RASA kita saat ini.  Sulit loh, menghadapi dunia yang begitu keras dan dingin seperti sekarang. Lebih sulit lagi kalau kita malah dihantui rasa kesepian, dan gak ada tempat bersandar sama sekali. Pasti rasanya akan semakin berat jika apa yang kita rasakan hanya dianggap sebagai angin lalu, atau dianggap remeh. Perasaan itu lama-lama kelamaan akan membentuk perasaan negatif  di dalam diri kita. Beruntung jika aku punya teman itu. Bukan perihal agar selalu dibela, tetapi dukungan dari seorang manusia saja, bisa memberikan kekuatan yang tanpa batas. Membuat kita bisa melihat hari yang baik, dan menaruh harapan baru ...

JURNAL DIRI

Saya baru sadar bahwa, saya hanya selalu merasa ketakutan . Saya takut tidak lagi didibutuhkan, tidak lagi dianggap, tidak lagi menjadi penting bagi orang-orang yang selama ini saya cintai. Saya begitu menggantungkan hidup saya sepenuhnya pada orang di sekeliling saya, sehingga pada akhirnya saya memaksa mereka untuk tetap tinggal disini, padahal sebetulnya mereka sudah tidak bisa lagi disini. Mereka juga punya mimpi, mereka punya hal-hal yang mereka inginkan, mereka punya kehidupan lain yang di dalamnya bukan hanya ada saya.  Saya betul-betul takut dilupakan dan dibuang . Saya selalu mementingkan ego diri sendiri, sehingga saya telah mengkesampingkan kebahagiaan orang yang saya cintai. Saya pikir dengan hadirnya diri saya itu sudah cukup. Ternyata tidak semua hal semudah itu, dan tidak semua hal perlu ada saya. Setiap harinya ada jiwa yang harus dihidupi, setiap harinya ada orang lain yang juga berjuang dengan cara mereka masing-masing untuk bisa bahagia juga. Setiap hari ada ...
Keadaan dimana-mana kian memburuk. Berita di sosial media yang terkuak dengan begitu frontal, tanpa ada lagi sensor, semua orang bisa mengakses dengan mudah.  Tentu saja membuat takut, khawatir, cemas, dan perasaan tidak nyaman lainnya.  Ketika sebagian orang memilih untuk hanya diam, dan sebagian orang memilih untuk bersuara demi perbaikan.  semua itu memang tentang pilihan. Disisi lain, ditengah kemelut keadaan yang kian memanas,  sebagian orang harus tetap mencari nafkah. Berdesak-desakan dalam transportasi umum, berkeringat di bawah teriknya matahari yang menyengat, bertahan di posisi sulit yang terhimpit dari atas dan bawah. Semua orang mulai beradu nasib. Ada yang menjadi marah, ada yang menjadi lemah, ada yang menjadi semakin menggebu-gebu. Setiap orang punya jalannya masing-masing untuk mengekspresikan keadaannya.  Mengapa tingkat kesejahteraan kian menurun dan tingkat stress semakin meningkat? Mengapa banyak manusia memilih tinggal di zona nyaman dan ta...